Harus Jadi Kaya Raya

0 komentar
Ada suatu hari, dimana kelak tidak ada lagi kebencian, fitnah, kemunafikan, dan penindasan. Hari dimana semua orang bertemu kematian. Kadang aku berpikir. Dalam hidup ini sebenarnya tidak ada "be your self". Menjadi diri sendiri hanya ada saat orang-orang berbicara tentang kita setelah kita menerima kematian. Terlalu banyak istilah kosong. Mungkin pikiranku juga omong kosong. Suatu saat ada hari dimulainya stop thinking. Aku tidak bisa mengelak bahwa aku juga bagian dari hidup ini, bagian dari dunia ini.

Aku berusaha, suatu saat aku harus jadi orang yang kaya raya. Ya, orang yang KAYA RAYA. Kaya hati, ilmu, harta, dan kasih sayang. Agar aku bisa berbicara dengan semua orang dengan begitu mesra, agar aku bisa selalu berzakat dan selalu bersodakoh kepada orang-orang dan berjuang di jalan Allah. Agar aku bisa menghantarkan ayah ibuku ke baitullah. Agar aku tetap bisa menjaga adhikku. Mungkin ini juga yang disebut JIHAD.

Aku teringat dengan hope seseorang (sebut : amin s). Saat dia dapatkan uang dari pengorbanan waktunya. Dia memandang langit biru lalu bicara seolah-olah ada sesuatu diatas awan. Bicara bahwa dia ingin membeli buku dari uang berkorbannya. Aku rasa karna dia yakin kalau sodakoh harus bisa dilakukan dengan cara apapun. Bukan hanya uang yang bisa membijaksanakan seseorang. "hanya ini yang bisa saya lakukan untuk bersodakoh, belajar dari buku lalu menularkan kepada orang lain".

Mulai dari saat ini, aku harus selalu melakukan pendermaan tanpa batas, walaupun dengan batas limitku. Karna hal itu yang membedakan manusia dengan Tuhan.

Termasuk aku akan belajar untuk anak-anak. Untuk senyum mereka kelak. Karna yang bisa aku lakukan untuk mereka adalah agar mereka (anak-anak) bisa mempertahankan mimpi-mimpi dan yakin akan mimpi-mimpinya. Bahwa hidup adalah suatu hal yang amat romantis untuk diperjuangkan, sampai batas sejauh - jauhnya.

Oleh karena itu kita tetap harus kaya secara Financial, kaya secara Intelektual, kaya secara keimanan. Sehingga kita mempunyai pengaruh sosial yang solid.




Terima kasih telah membaca artikel: Harus Jadi Kaya Raya

NONSENS

0 komentar
Aku berpikir, orang-orang yang hanya ingin menerima itu adalah orang-orang yang kosong, tapi saat orang-orang itu mulai banyak memberi. Tuhan akan lebih banyak tersenyum. Bagiku penderitaan muhammad adalah kebahagiaannya.

Aku pikir, Hanya ada satu jenis orang yang bisa menciptakan "keberuntungan", Yaitu "orang hebat". Dan bagiku, cirinya adalah dia mampu menciptakan budaya sosial yang buat tuhan tersenyum. Dia bukan orang cerdas atau pandai, tp dia punya kekuatan mental, kejujuran dan keberanian moral.

Solo, 13 Juli 2010
Terima kasih telah membaca artikel: NONSENS

WARNA PUTIH

0 komentar




Orang lama yg tdk aq kenal ada di sini. Bersama kekosongan, yang kini dianggap suatu hal yang begitu romantis.
Terima kasih telah membaca artikel: WARNA PUTIH

Kajian Kehidupan Jilid II

0 komentar
"Allah menciptakan manusia dgn keadaan paling sempurna". Bagaimana agar kt sempurna?
Apakah kenikmatan dan terhindar dari sakit itu adalah kebahagiaan?
Punya uang, Belanja2 baju mahal, bisa pny mobil ganti2, dilahirkan di keluarga kaya, makan enak, seks, dll sekaligus bisa terhindar dari sakit. Betapa nikmatnya? Binatang pun juga. Ada mangsa banyak, makan, seks, dan tidak sakit juga sebuah kenikmatan.
Apakah tidak beda dengan binatang? Dan apakah itu secara etika bisa membuat kebahagiaan puncak walau disertai napsu?
Aq rasa bukan yg seperti ini untuk mendapatkan kebahagiaan diri. Aq rasa itu hanya menjadi peranan agar kehidupan kt terasa baik.
Lalu yang seperti apa?
Dalam agama islam jelas bahwa bila ingin surga (bertemu tuhan), atau untuk mendapat ketenangan batin (kebahagiaan) maka harus menjadi manusia yg bertakwa (moralis). Hal ini apakah masuk akal? Jawabannya adalah "YA". Maka hidup dalam kebaikan adalah hidup yg bermutu. Yg membuat manusia dikatakan sempurna.

Bagaimana hidup yg bermutu itu?
Kita mengenal MUHAMMAD, bagaimana seorang muhammad itu?
Dia punya sifat yg akhirnya membuat dia mendapatkan kebahagiaan.
Manusia yang sempurna. Pandai, jujur, menyampaikan, dapat dipercaya, santun, kritis, moralis, sabar, pemberi, pemaaf, belajar, berpolitik, bersedekah, dan banyak tindakan2 profetik lainnya.

Inilah etika kehidupan dgn pengkajian filosofis. Jadi dengan filsafat akan malah bisa menjabarkan dgn lebih detail suatu ilmu sekaligus karakter manusia serta al quran. Dan kita akan menjadi lebih bijaksana, mencintai kehidupan, sekaligus mengenal ALLAH dengan lebih dekat. Dan filsafat tdk akan menciptakan agama baru.
Terima kasih telah membaca artikel: Kajian Kehidupan Jilid II

Kajian Kehidupan Jilid I

0 komentar
Menjadi seorang manusia yg sempurna pasti merupakan suatu keinginan, banyak skali manusia di sekitar kt. Ada yg miring, setengah lumpuh, aneh, busuk, dll. Ternyata kt juga terancam utk menjadi manusia yg sperti itu. Kita mulai pembahasan untuk menjadi manusia sempurna. "ketrampilan, tatanan, keputusan, keyakinan akan muncul krn mengejar suatu nilai". Misal : kita makan karena kt lapar. Tujuan kt adalah kenyang. Kita menipu, kt sekolah. Semua krn tujuan, menipu agar dapat uang, sekolah agar kt pintar, Sangat sederhana. Namun hal ini terkesan amat rumit barangkali karna tujuan kt tidak tercapai, lalu karena etika yg ada, atau faktor2 lain. Dan bayangkan saat manusia tdk bisa mencapai tujuan, pasti akan tercecer lalu dia berantakan. Sejatinya ada dua tujuan manusia, tujuan sementara dan tujuan akhir. Tujuan sementara bisa dilihat contoh diatas, misal: kt sekolah agar lulus, kt bekerja agar dapat uang, kt bekerja agar naik jabatan, dll. Semua itu tujuan sementara dan sifatnya adalah sarana utk tujuan yg lebih tinggi. Namun pertanyaannya, apa tujuan akhir manusia? Agar manusia benar2 puas¿ Dan tidak berbuat apa2 lg. Saya mengatakan "kebahagiaan", dan kebahagiaan tertinggi adlh bertemu tuhan.
 
Ada pertanyaan, bagaimana kebahagiaan itu bisa terwujud?. Kebahagiaan bila kita cari, maka tidak akan ada kbahagiaan yg akan kt dapat. Karena sifat kebahagiaan itu adalah "diberi" bukan "direbut". Seperti halnya kt menerima hadiah dr orang lain. Mengapa kt diberi hadiah?
 
Kita akan masuk dalam cara menuju kebahagiaan. Dgn bahasa sederhana. Kt tdk akan bisa membidik langsung hadiah itu agar orang lain memberikan. Namun berupaya BAIK lah yg nanti akan membuat orang lain mengikhlaskan diri untuk melakukan sesuatu. Apa itu moral?
 
Moral adalah tindakan baik dan buruk. Misal: dalam agama mengajarkan "jangan mencuri", maka jangan mencuri. Kt tidak akan mengenyampingkan agama. Krn kt malah akan mencoba mengkaji lebih detail hal tersebut. Agar kt bisa mempelajari secara rasional. Hidup yg seperti apa yg bisa memberi kebahagiaan?
Terima kasih telah membaca artikel: Kajian Kehidupan Jilid I

Pesan Ayahku

1 komentar
Saat aq menulis tentang ibuku, hanya ada isak tangis sampai tulisanku tdk selesai.
Saat aq menulis tentang Ayahku semua tentang kebanggaan. Ayahku seorang penghulu, di siang ini saat makan siang beliau melimpahkan ilmu dan pengalaman nya, Yang beliau bilang.
"saat km kelak mulai berbicara tentang pernikahan. Waktu berpacaran jangan pernah km berbicara soal hati, itu hanya untuk orang2 yang berpikiran sempit".

kenapa?

"karena saat berpacaran semuanya terlihat baik, ya, terlihat baik dan menyenangkan. Namun lihatlah secara lahiriah siapa pasanganmu tanpa mengurangi perasaannya". (lahiriah: jasmani, kesehatan, dll)
Lalu kapan kt berbicara soal hati?
"berbicaralah saat km mulai menikah dengannya, agar segala baik dan hal buruk yang belum tentu ada saat berpacaran itu bisa diselesaikan dgn hati".

Dulu ayahku jg pernah bicara soal umur tentang pasangan. "wanita antara .... sampai .... tahun dibawahmu".

Itu semua akan aq pikirkan dan aq renungkan.

Terima kasih telah membaca artikel: Pesan Ayahku

Anak

0 komentar
Suatu saat digramedia, aq amat terkesan dengan perilaku seorang anak. Anak cewe cantik yang masih berseragam SD yang dibiarkan ibunya untuk membaca semua buku yang dia suka. Saat itu juga aq berada disofa untuk membaca buku yang aq pegang, disamping itu aq melihat dia dngan membawa beberapa buku yg dia bawa. Dia pun membaca halaman per halaman sendiri. Lama kemudian ibunya datang dan menghampirinya. Anak itu bilang "mah, ini kisah putri mawar bagus loh. Mah aq belikan ini ya". Ibunya langsung mengambil buku yang dia pegang lalu melihat harga buku itu lalu menjawab, "iya". Anak itu kembali meminta buku yg dia bawa untuk dibeli. Lalu ibunya membisiki "adhek, ini bukunya kan hardcover smua, harganya pasti mahal". Anak itu malah bertanya "hardcover itu apa?". Ibunya pun menjawab dgn menunjukkan contoh dgn perbedaan. Saat itu juga aq tahu bahwa aq kelak harus membuat anakku untuk suka membaca buku dan suka bertanya. Agar aq bisa melihat damai dalam diriku sendiri sperti anak itu.


Terima kasih telah membaca artikel: Anak