Tampilkan postingan dengan label CINTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CINTA. Tampilkan semua postingan

PECAH-PECAH LAH KAU YANG MAMPU TERPECAHKAN

0 komentar
TOLOL
(7 Nopember 2009)

Ketakutan yang ku kira, tertawakan aku saat aku tenggelam.
Semua yang kukira, ternyata kini tak seperti adanya, mungkinkah kau melakukannya, disaat aku kelam dan tersudut.
Bahasa hati itu hanya dari mulut, atau dari sikap, atau dari mimpi kita yang sama ?
Atau kita hanya seperti dua orang tolol, aku menyesali masa lalu dan kamu menyalahkan masa lalu.
Dan kini aku merasa aneh saat cemburu atau saat malu.

MOMENT
(10 Nopember 2009)

Adakalanya aku menginginkan waktu itu
untuk tak membuat kau gelisah
Dengan tangisan dan masalahmu
Tapi aku hanya ingin bercerita disampingmu sayangku.
Bicara tentang lagu-lagu yang manis, atau berbicara tentang warna-warna yang indah diatas sana.
Bahagialah sayangku.
kau tak pernah menanamkan apa-apa, aku tak pernah kekeringan karena-nya.
Atau seperti halnya begini sayangku.
Waktu aku merenungkan dengan bertopang dagu dilutut hingga aku tetap saja tidak tahu bahwa aku merasa mengenang waktu itu atau tidak.
Keinginan ini, jauh lebih dalam untuk memutar kembali waktu.

Oleh Amin Bagus Panuntun

Terima kasih telah membaca artikel: PECAH-PECAH LAH KAU YANG MAMPU TERPECAHKAN

MASIH

0 komentar
CINTA

Sebab cinta yang menyatu dari dua hati adalah harmoni. Namun, dua hati tak selalu jatuh bersamaan.

Bagiku ada dua macam cinta "cinta = platonik" atau "cinta = nafsu"

Cinta = Platonik
adalah cinta yang didalamnya terdapat jiwa tanpa nafsu, cinta itu benar-benar tulus karena didasari rasa yakin, cinta itu benar-benar suci. Tak ada pengorbanan bagi cinta, karena cinta adalah saling melengkapi, cinta itu saling mengisi, saling menerima, saling memberi, saling dan saling tau diri, barangkali beginilah cinta yang cerdas. Barangkali beginilah cinta dimana manusia akan selalu bisa menentukan nasibnya, dan Tuhan selalu jadi supervisor.

Cinta = nafsu
adalah cinta yang menggebu-gebu, terdapat hasrat, terdapat rasa ingin mencintai, terdapat kepuasan, terdapat rasa senang. Seperti halnya seorang suami istri yang melakukan hubungan badan, yang dipikirkan bukan bagaimana kelak mempunyai anak yang bagaimana, namun yang mereka pikirkan adalah kepuasan. Cinta ini seperti seorang remaja yang mempunyai seorang pacar, bila pacarnya semakin banyak yang menyukai maka dia akan semakin marah. Cinta ini bukan seperti orang tua yang mempunyai seorang anak, bila anaknya semakin dicintai banyak orang maka akan semakin membahagiakan.

Mari kita lihat urut-urutan cinta ini:

Melihat, memunculkan cinta > terjadi ikatan > cinta semakin menguat > (sobahah) hati mengarahkan semua cintanya > (gharm) cinta yang menyala-nyala > ('isyqu) cinta yang meluap-luap> (syaghof) cinta yang masuk kedalam hati yang paling dalam > (tatayyum) hati menyembahnya.

Kemudian apa yang kita pikirkan?
Mana yang disetujui oleh nurani kita?

Di dunia ini ada orang yang tidak ingin berkompetisi dalam mencintai seseorang. Karena memang yang mereka lakukan bukanlah mencintai, yang mereka lakukan adalah melengkapi. Kalaupun mereka harus berkompetisi, lebih baik mereka akan menjauhi cinta kepada seseorang yang mereka cintai sampai batas sejauh-jauhnya. Karena menurut jiwa platonik, cinta yang penuh pengorbanan bukan lagi disebut cinta.

Dan di dunia ini ada orang yang tidak memilih salah satu dari platonik atau nafsu dalam mencintai manusia. Karena keduanya memang manusiawi untuk dilakukan, dan keduanya akan menjadi seperti apa yang ingin saya perbuat dengan harmoni yang seimbang.

Kecuali kalau memang yang dicintai adalah Tuhan, cukuplah cinta platonik tertambat didalam dada yang paling dalam.

JODOH

Menurut kalian jodoh itu siapa? apakah dia yang dengan lantang mengatakan aku cinta padamu?
Dia yang menemani tidurmu setiap hari?
atau, dia yang senantiasa bersamamu sampai akhir hayatmu?

Jika jodoh itu orang yang memiliki ikatan pernikahan denganmu
lantas bagaimana dengan mereka yang menikah lalu bercerai?
apa itu berarti mereka tidak berjodoh?

Apapun jawabannya, pertanyaan ini bukan untuk dijawab.

Karena jodoh itu muncul disaat kita mulai memutuskan.
Jadi, sebelum kita memutuskan selalu ada kesempatan untuk dibandingkan antara satu dengan yang lainnya.

Namun, saat kita melihat kembali urutan cinta diatas tadi.
Apakah akan selalu ada orang yang merasa menjadi korban penghianatan?

Padahal, ada ketulusan yang bisa dijelaskan namun sulit untuk didifinisikan bahwa.
"Kamu boleh berjanji, kamu boleh menghapus janjimu, kamu boleh memilih yang terpilih bagimu, pada akhirnya yang terjadi pada kita itu yang terbaik".

Lalu, pertanyaan kita bersama. "Masih adakah seseorang yang buta dengan ketulusan?"
Masih?


Oleh Amin Bagus P
Klaten, 21 Juni 2012


Terima kasih telah membaca artikel: MASIH

KASIH TAK SAMPAI

1 komentar

Di kesedihan aku menyanyi tembang asmaradhana
Tembang tentang cinta yang tak sampai
Di bawah bayang pepohonan yang tinggi
Di puisi sebagai ketegaran diri.

Kamar, 22 Nov 2011
Kau jadi Anjasmara yang ditinggal Damarwulan Pergi perang
Merelakan segalanya seperti dalam Asmaradhana

Segaraning wong akrami, dudu brana dudu warna
Amung ati pawitane, luput pisan kena pisan
Yen gampang luwih gampang, yen angel angel kelangkung
Tan kena tinumbas arta (nembang)

(Pegangan hidup berumah tangga, bukan harta dan penampilan.
Hanya kemantapan hati modalnya. Jodoh digariskan sekali seumur hidup
Bila telah ditakdirkan, semua akan mudah dan lancar. Namun bila belum ditakdirkan, sangat sukar terlaksana. Bahkan tak terbeli dengan harta.)

Saat kau pergi sayang...
Harta, Jabatan, Tahta bukan jadi perkakas
untuk membeli cinta yang telah hilang.

Untuk Asmaradhana
Sentono, 24 November 2011
 
Terima kasih telah membaca artikel: KASIH TAK SAMPAI

Antologi Sajak dan Puisi "Bening"

0 komentar
Perempuan yang lewat didepanku barusan. Pinjamilah aku kecantikanmu. Agar aku tahu seberapa besar kau dikagumi banyak lelaki. *Bening
Berikan aku peta surga yang baru.
Bila kau tak dapat kumiliki saat ini,
bila kau kelak jadi bidadari;
Berikan aku peta surga yang baru.
Agar aku bisa menemukanmu... *Bening
(Kamar, 13 Sept 2011)
Kau bagai aku, saat kau lewat di depanku, kita sama-sama takut tersenyum.
Namun, bila begini rasanya jantung yang menderu. Lebih baik aku tak pernah mengenalmu. *Bening
Saat kau lewat aku pengagum, bertatap mata denganmu aku memberontak, mengingat wajahmu aku menemukan jatidiri ... *Bening
Setiap ada usulan selalu ada kepentingan. Namun saat aku mengusulkan namamu di dalam hatiku, hati tak mau menjawab. Saat ku usulkan namanya ke dalam hatiku, hati menjadi malu. *Bening
Kukibarkan setiap bendera di halaman
sesuai namamu...
Malam. Tak ada yang berkibar angin tak ada.
Saat kuikrarkan ikhlas;
Cemara diterpa rembulan
terlihat bagai gadis yang pulang dari pesta dansa. *Bening
Melihatmu lewat memabukkan, jarak memang mendekatkan.
Tapi kalau do'a terpanjatkan, biarlah aku dekat kamu saja. *Bening
 ...............................................................................................***
 
Di potret gadis cantik aku berdoa, menutup muka, lalu telinga. Akan ku dengar suara selain suaramu. *Lukisan Bunga
Aku butuh sesuatu yang absurt. Yang menjelaskan tentang musik yang dinilai dengan suara, tentang puisi yang dinilai dengan bahasa, dan lukisan yang dinilai dengan rasa
Kopi malam ini jadi. Diam-diam kau kumasukkan dalam hati.
Pagiku sudah pergi ke hutan dekat pantai. Lalu saling membacakan Puisi.
Jika hatimu dangkal, bagaimana mungkin aku tenggelam disana.
Logika dan rasa berperang tentang kamu, kutanyai mentari pagi ini. Lalu apa jadinya?
Aku ga mau bawa bayang-bayang orang lain. Aku cuma milik Tuhan. If you love me, you will love GOD before me.
Kalau aku mencintai cintamu itu dosa. Dipastikan aku masuk neraka
Tadi kamu cantik.
Kalau tangisanmu sudah merugikan orang lain. Sebaiknya kamu berpikir buat tidak mudah menangis. Sini, kupangku kupikul deritamu, sayang.

Terima kasih telah membaca artikel: Antologi Sajak dan Puisi "Bening"

Tolol

0 komentar
Ketakutan yang ku kira, tertawakan aku saat ku tenggelam.
Semua yang kukira, ternyata kini tak seperti adanya, mungkinkah kau melakukannya, disaat aku kelam dan tersudut.

bahasa hati itu hanya dari mulut, atau dari sikap, atau dari mimpi kt yg sama. . ?


Atau kita hanya seperti dua orang tolol, aku menyesali masa lalu dan kamu menyalahkan masa lalu.

Dan kini aq merasa aneh saat cemburu atau saat malu?
Terima kasih telah membaca artikel: Tolol

Cinta atau Iman?

0 komentar
Adalah ketika ia bersemi dalam hati. . . Terkembang dalam kata. . . Terurai dalam perbuatan. . .

Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yg disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata. . .

Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhujam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti IMAN, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yg juga punya integritas. Karna cinta adalah keinginan baik kepada orang yg kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan . . .

Dan utama adalah cinta kepada TUHAN.


Terima kasih telah membaca artikel: Cinta atau Iman?

Jangan Sampai Salah Ciptakan Sejarah

0 komentar
Sadar dengan yg terlihat dibalik gunung ada sbuah kehidupan yg andil menentukan kehidupan kita saat ini..
Keadaan masa lalu adalah saksi disaat aku berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang tak ada manfaatnya.
Mending kita lakukan kesalahan tapi ada manfaatnya. Agar kita semakin mengingat bijak.

Tiap sore melihat bulan yang hanya separuh lama-kelamaan menjadi utuh, tapi tak begitu dinamis langkahku untuk perjuangkan janji bersama kekasih. Atau bahkan terlalu dibuat dinamis, karna dilihat ada satu dua tiga empat yang sempat merasakan kekecewaan?

Bijak itu tidak sulit disaat kita benar-benar merasa tertekan layaknya duduk merunduk di pojok penjara kumuh...
Muncullah bijakku karena berbentur dengan lingkungan yang kekanan kemudian lurus. .

Toh sekarang, aku menentukan satu wanita saja sulit..
Disini ada, disitu ada,, apa dunia ini hanya dihuni wanita yg harus aku pilih salah satu..
Ada, tapi aku minder,
apa aku harus naik kebukit kemudian berteriak mendengar jawaban gema yg berbeda?

Klaten, 4 Juni 2009

Terima kasih telah membaca artikel: Jangan Sampai Salah Ciptakan Sejarah